SAMBUTAN

Website Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan merupakan pendukung Jaringan Pendidikan Nasional untuk mendukung upaya proses penyampaian / pertukaran data dan informasi secara cepat, akurat, terkini, dan termonitor.

Website Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan diharapkan bermanfaat sebagai media komunikasi dan koordinasi antar unit kerja dalam lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kota dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.

  BERITA TERBARU

SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) Pendidikan Bertaraf Internasional membuka pendaftaran siswa baru tahun akademik 2012/2015, khususnya bagi siswa-siswi SMP se-Sumatera Selatan

Pendaftaran dibuka tanggal 13 Februari 2012 s.d. 14 Maret 2012. Batas akhir penerimaan formulir aplikasi beserta semua dokumen pendukung diterima oleh komite seleksi beasiswa Sampoerna Academy SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) tanggal 14 Maret 2012 “tidak berdasarkan cap pos”.

Cara pengisian formulir aplikasi dapat dibaca di file ” General Info 2012 – SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy)“. Diharapkan calon siswa-siswi sebelum mengunduh dapat membaca dengan teliti “General Info 2012″. Komite Seleksi Beasiswa HANYA MENERIMA “ Application Form 2012 – SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy)” yang sudah diisi secara benar dan dilengkapi dengan dokumen – dokumen  pendukung.

Informasi lengkap pendaftaran bisa di download di bawah ini:

General Info 2012 – SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy)

Application form 2012 – SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy)

Poster PSB SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy)

Sumber :

Dian Eko P.  (Dian)
Marketing Communication, admission and sales
SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy)
Jl. Pangeran Ratu, Kec. Seberang Ulu 1 – Jakabaring
Palembang 30252
Ph: 62-711 753 9549 / 0812 7104299
email: dian.eko@smansumsel-sa.sch.id

Sriwijaya Post, Selasa 8 Maret 2011

alembang, Sripo-Pemerintah Sumsel melalui Dinas Pendidikan (Disdik) akan membangun 15 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri.  Rencana ini akan direalisasikan secara bertahap setelah melakukan survei untuk menentukan daerah mana saja yang layak ditambah.

“Kita tahu siswa kian banyak, dan kapan pun juga sekolah mesti harus ditambah. Ini akan segera kita realisasikan, tapi masih nunggu hasil yang akan kita lakukan minggu depan, ” kata Kabid Dikmenti Disdik Sumsel, Widodo, senin, (7 / 3).

Dikatakan, saat ini terdapat 179 SMKN di Sumsel. Semuanya terus mengalami perkembangan seiring semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk sekolah. Karena itu, menurut dia, sudah saatnya jumlah SMKN ditambah dengan tetap mempertimbangkan aspek kualitas dan tidak semata kuantitas.

“Intinya begini, SMKN yang ada terus kita tinggkatkan kualitasnya. Di sisi lain jumlahnya kita tambah dengan upaya yang sama, ” ujarnya.

Disinggung soal lokasi pembangunan SMKN dimaksud, Widodo belum memastikan dimana. Sebab pihaknya bekerjasama dengan Poloteknik Sriwijaya baru akan melakukan survei dan studi kelayakan. Namun ia meyakinkan, jika letak SMKN nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan daerah secara merata.

” Bisa di Palembang, bisa juga di daerah. Kita akan pelajari dulu, dan menunggu rekomendasi tim survei nanti, ” ujarnya.

Wacana penambahan SMKN ini sebenarnya sudah bergulir sejak tahun lalu. Bahkan ada rencana akan memperbesar kapasitas SMKN yang sudah ada, seperti SMKN 2 Palembang. Widodo pun tidak menampikan rencana tersebut. Menurut dia, hal itu memang akan dilakukan secara bertahap, dan SMKN diberikan kebebasan untuk menerima siswa sesuai kemampuan.

• PERGURUAN TINGGI
6 October 2010

60 Persen Wajib Dijaring dari Seleksi Nasional

JAKARTA, KOMPAS – Kementerian Pendidikan Nasional menetapkan minimal 60 persen mahasiswa baru wajib djaring lewat seleksi secara nasional. Selain itu, setiap perguruan tinggi negeri(PTN) wajib menyediakan minimal 20 persen total jumlah mahasiswa baru dari golongan masyarakat tidak mampu. Kebijakan tersebut bertujuan membuka akses PTN bagi semua orang serta memperkecil kesenjangan antara masyarakat miskin dan kaya. Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di Jakarta, Senin (4/10), menjelaskan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 66 Tahun 2010 Tentang Perubahan atas PP No 17/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan sebagai konsekuensi amar putusan Mahkamah Konstitusi yang membatalkan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan. Nuh, menyatakan, peraturan itu harus dilaksanakan semua PTN. “PTN harus terbuka untuk mahasiswa dari semua golongan dan daerah,” jelas Nuh. Banyaknya jalur masuk, lanjut Nuh, membuka peluang calon mahasiswa mengikuti banyak tes masuk.”Itu tidak gratis. Ini akhirnya jadi beban buat masyarakat,” ujar Nuh. Penerimaan mahasiswa baru secara nasional cukup lewat satu kali seleksi, seperti jalur yang ada saat ini, yakni Seleksi Nasional Masuk PTN. “Detail teknisnya akan diatur dalam peraturan menteri.” kata Nuh. Djoko Santoso, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional, menjelaskan, prinsip dalam seleksi nasional adalah harus dikelola secara nasional oleh semua perguruan tinggi negeri dan di ikuti calon mahasiswa baru dari semua daerah. Saat ini, jumlah penerimaan mahasiswa baru lewat seleksi nasional di setiap PTN bervariasi, bahkan ada yang tidak sampai 30 persen, dan angka itu terus menurun.(ELN) Sumber Kompas: Selasa, 5 Oktober 2010.

PERPANJANGAN PENERIMAAN UIN JAKARTA

Penerimaan calon mahasiswa Universitas Islam Negri Jakarta mengalami perubahan

semula : 11 s.d. 20 Mei 2009

menjadi : 11 s.d 29 Mei 2009

selengkapnya dapat dilihat pada http://fkik.uinjkt.ac.id

admin

Gabung ke Sumsel IT
Powered by groups.yahoo.com
Sekretariat LKS SMK:
Seksi Pembinaan SMK dan Perguruan Tinggi
Dinas Pendidikan
Prov. Sumsel
Jalan Kapten A. Rivai
No 47 Palembang
Telepon : 0711-360955
Sumatera Selatan

Poling

Bagaimana menurut anda situs ini?

View Results

Loading ... Loading ...